Wednesday, November 24, 2010

Mengenal HIV/AIDS dan infeksi menular seksual

Apa itu HIV ?
HIV adalah Human Immunodeoficiency Virus, yaitu virus yamg menurunkan kekebalan tubuh manusia dan termasuk golongan retrovirus yang terutama diemukan di dalam cairan tubuh, seperti darah, cairan mani, cairan vagina, dan air susu ibu.

Apa itu AIDS ?
AIDS adalah Acquired Immune Deficiency Syndrome, yaitu sekumpulan gejala penyakit yang timbul karena turunnya kekebalan tubuh . AIDS disebabkan oleh infeksi HIV. Akibat menurunnya kekebalan tubuh timbul berbagai penyakit oportunistik seperti TBC, kandidasis, berbagai radang pada kulit , paru, saluran pencernaan , otak dan kanker


Mengapa AIDS perlu perhatian khusus ?
1.Belum ada obat untuk menyembuhkan dan belum ada vaksin yang bisa mencegah infeksi HIV

2.Pengidap HIV menjadi pembawa virus dan dapat menularkan penyakit seumur hidupnya, walaupun tidak merasa sakit dan tanpak sehat

3.Biaya Pengobatan mahal/harus seumur hidup

4.menurunkan mutu sumber daya manusia dan produktifitas kerja, sehingga dapat mengganggu perekonomian negara

5.Penyakit ini telah menyebar dengan cepat ke seluruh dunia, sebagian besar ditularkan melalui hubungan seks dan penggunaan jarum suntik terkontaminasi HIV pada pengguna anrkotika suntik (penasun)
 

Apa perbedaan antara oengidap HIV positif dengan penderita AIDS?
1.Pengidap HIV positif adalah seseorang yang telah terinfeksi virus HIV, dapat menularkan penyakitnya walaupun tampak sehat dan tidak menunjukan gejala penyakit apapun

2.Penderita AIDS adalah seseorang yang menunjukan tanda-tanda dari sekumpulan gejala penyakit yang memerlukan pengobatan, setelah sekian waktu terinfeksi HIV

3.Perjalanan waktu sejak seseorang tertular HIV hingga menderita AIDS dapat berlangsung lama, yaitu antara 5 sampai 10 tahun .


Cara Penularannya:
1.Lewat darah : Melalui transfusi darah/produk darah yang sudah tercemar HIV dan Lewat pemakaian jarum suntik yang sudah tercemarHIV, yang dipakai bergantian tanpa disterilkan

2.Lewat cairan mani dan cairan vagina : melalui hubungan seks penetratif tanpa menggunakan kondom sehingga memungkinkan kontak cairan mani atau cairan vagina .

3.Lewat Air Susu Ibu (ASI) : penularan ini dimungkinkan dari seorang ibu hamil yang HIV positif dan melahirkan lewat vagina, kemudian menyusi bayinya dengan ASI.Kemungkinan penularan dari inu ke bayi ini berkisar hingga 30%.Artinya dari setiap 10 kehamilan dari Ibu HIV positif kemungkinan ada 3 bayi yang lahir dengan HIV positif


HIV tidak ditularkan dengan cara:
1. Berpelukan, berjabat tangan
2. Pemakaian WC , wastafel atau kamar mandi bersama
3. Berenang di kolam renang
4. Gigitan nyamuk atau serangga lain
5. Membuang ingus , batuk atau meludah
6. Pemakaian piring, alat makan/minum atau makan bersama-sama

Pencegahan penularan:
1. Menghindari hubungan seks diluar nikah/berhanti-ganti pasangan
2. Menggunakan jarum suntik dan alat tusuk lainnya yang terjamin sterilitasnya
3. Skrining darah donor
4. Perempuan dengan HIV positif agar tidak hamil dan bila hamil mengikuti program pencegahan HIV dari ibu kr anak

Hal yang harus kita lakukan untuk memerangi HIV dan AIDS:
1. Bertindaklah menghindari penularan kepada diri sendiri
2. Pelajari fakta yang benar tentang HIV dan AIDS, karena banyak beredar anggapan dan pemikiran yang keliru tentang hal ini
3. Hindarkan diskriminasi terhadap pengidap HIV atau AIDS tetapi tetap perlakukan mereka secara manusiawi
4. Adakan tindakan untuk meningkatkan kewaspadaan

Akibat terkena HIV AIDS:





nah kita gak mau kan generasi bangsa hancur gara-gara HIV/AIDS .
untuk itu janganlah melakukan sex sebelum menikah









Sumber : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=6023261

No comments:

Post a Comment